Bab 2
Keluarga dan Masyarakat
A.
Keluarga
Keluarga adalah unit terkecil dalam
masyrakat yang terdiri dari kepala keluarga dan anggota keluarga, yaitu terdiri
atas ayah, ibu dan anak. Pengertian lain dari keluarga menurut Wikipedia adalah
unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa
orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam
keadaan saling ketergantungan.
Fungsi
keluarga dibagi ke dalam beberapa aspek yaitu :
1.
Fungsi Secara Biologis
·
Untuk Meneruskan Keturunan.
·
Memelihara dan membesarkan anak.
·
Merawat dan membesarkan anak dan
anggota keluarga
2.
Fungsi Secara Psikologis
·
Memberikan rasa aman dan nyaman
kepada anggota keluarga.
·
Memberikan perhatian untuk anggota
keluarga.
·
Membina kepribadian.
·
Memberikan identitas keluarga.
3.
Fungsi Sosialisasi
·
Mengajarkan sosialisasi kepada anak.
·
Membentuk norma-norma yang baik
kepada anak.
·
Meneruskan nilai-nilai budaya.
4.
Fungsi Secara Ekonomi
·
Mencari sumber-sumber penghasilan
untuk keluarga.
·
Pengaturan penggunaan penghasilan
untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
·
Menabung untuk memenuhi kebutuhan
anak di masa depan, sebagai jaminan hari tua.
5.
Fungsi Secara Pendidikan
·
Menyekolahkan anak untuk memberikan
pengetahuan, keterampilan, dan
membentuk anak sesuai dengan minat
dan bakat yang dimilikinya.
·
Mempersiapkan anak untuk kehidupan
yang akan datang dan
mempersiapkan anak untuk memenuhi
perannya sebagai orang dewasa.
·
Mendidik anak sesuai dengan tingkat
perkembangannya
B.
Hubungan Individu dengan Masyarakat
Sebagai makhluk sosial
seorang individu tidak dapat berdiri sendiri, saling membutuhkan antara yang
satu dengan yang lainnya, dan saling mengadakan hubungan sosial di
tengah–tengah masyarakat.Keluarga dengan berbagai fungsi yang dijalankan adalah
sebagai wahana dimana seorang individu mengalami proses sosialisasi yang
pertama kali, sangat penting artinya dalam mengarahkan terbentuknya individu
menjadi seorang yang berpribadi.
Sebagai bagian yang
tak terpisahkan dengan masyarakat, keluarga mempunyai korelasi fungsional
dengan masyarakat tertentu, oleh karena itu dalam proses pengembangan individu
menjadi seorang yang berpribadi hendaknya diarahkan sesuai dengan struktur
masyarakat yang ada, sehingga seorang individu menjadi seorang yang
dewasa dalam arti mampu mengendalikan diri dan melakukan hubungan – hubungan
sosial di dalam masyarakat yang cukup majemuk.
Jadi, hubungan antara
individu, keluarga, dan masyarakat saling terikat dan tidak bisa dipisah kan
dari sebuah kehidupan di dunia ini karna sebagai individu tidak bisa hidup
sendiri tanpa ada nya bantuan dari individu lain, keluarga juga merupakan
gabungan dari beberapa individu dimana dari keluarga lah kehidupan sosial
bermula dan dari keluarga pula di ajarka norma-norma luhur dalam kehidupan,
masyarakat juga merupakan gabungan yang terdiri dari individu dan keluarga yang
bertempat pada suatu daerah yang saling terikat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar